Hal ini disampaikan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. "Revolusi mental itu kan mengubah perilaku, jadi kampanye iklannya untuk mengubah perilaku," kata Andrinof di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/2).
Anggaran 140 miliar ini akan dialokasikan untuk pembuatan iklan, film, dan dialog publik, yang mampu memberikan ruang para tokoh agama agar lebih banyak membicarakan perubahan perilaku yang mengarah ke positif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Jokowi-JK pada masa kampanye Pemilihan Presiden 2014 menjanjikan akan melaksanakan program revolusi mental yang ditujukan sebagai perubahan perilaku.
"Tapi saya tidak tahu kenapa, sedikit demi sedikit (karakter) itu berubah dan kita tidak sadar. Yang lebih parah lagi tidak ada yang nge-rem. Yang seperti itulah yang merusak mental," ujar Jokowi waktu itu.
Melalui perubahan karakter bangsa tersebut, Jokowi yakin bisa memberantas akar yang menjadi munculnya korupsi, kolusi, nepotisme, etos kerja tidak baik, bobroknya birokrasi, sampai ketidaksiplinan. “Oleh sebab itu, saya menawarkan ada sebuah revolusi mental,” ujar Jokowi lagi. (ded/ded)