logo CNN Indonesia

BNI Sebar Dividen Rp2,26 Triliun dan Rombak Manajemen

, CNN Indonesia
BNI Sebar Dividen Rp2,26 Triliun dan Rombak Manajemen Petugas mengisi uang ke dalam mesin atm di BNI, Jakarta, Selasa, 12 Januari 2016. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) bakal membagikan dividen kepada pemegang saham sebesar Rp2,26 triliun atau 25 persen dari raupan laba bersih sepanjang 2015 senilai Rp9,06 triliun.

‎Direktur Utama BNI Achmad Baiquni mengatakan, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan menyetujui dan menetapkan laba bersih perseroan tahun buku 2015 sebagian untuk dividen dan laba di tahan.

"25 persen dari laba bersih perseroan ditetapkan sebagai dividen tunai dan akan dibayarkan kepada pemegang saham pada ‎13 April 2016," jelas Baiquni, Jakarta, Kamis (10/3/2016).

Baiquni menambahkan, sebesar 1 persen dari laba bersih juga dicanangkan untuk dana Program Bina Lingkungan (PBL) 2016. Sementara sisa dari alokasi laba bersih disiapkan untuk laba ditahan demi memperkuat keuangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini.

Selain itu, RUPST juga memberikan kuasa dan wewenang kepada dewan komisaris dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan pemegang saham Seri A Dwiwarna untuk menetapkan besarnya tantiem untuk tahun buku 2016.

"Serta menetapkan gaji atau honorarium, tunjungan dan fasilitas bagi direksi serta anggota dewan komisaris untuk tahun 2016," ujar Baiquni.

Adapun dalam RUPST tersebut, pemegang saham BNI juga ‎menyetujui perombakan pada jajaran komisaris serta direksi perseroan. RUPST tersebut mengangkat dua komisaris dan satu direksi perseroan guna mengganti pejabat lama yang telah habis masa jabatannya.

Adapun komisaris baru BNI adalah Wahyu Kuncoro dan Joni Swaston. Sementara direktur baru yang diangkat yaitu Putrama Wahyu Setiawan,.

"Pengangkatan Wahyu Kuncoro dan Joni Swastanto sebagai Komisaris serta pengangkatan Putrama Wahyu Setiawan sebagai Direktur berlaku efektif setelah mendapatkan persetujuan dari OJK atas penilaian kemampuan dan kepatuhan serta memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Baiquni

Untuk diketahui, latar belakang Wahyu adalah sebagai salah satu Deputi Kementerian BUMN, sedangkan Joni merupakan pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sementara itu Putrama merupakan orang dalam BNI sebelumnya.

Berikut susunan dewan komisaris yang baru :
  • Hartadi A. Sarwono sebagai Komisaris Utama
  • Pradjoto sebagai Wakil Komisaris Utama
  • Kiagus Ahmad Badaruddin sebagai Komisaris
  • Anny Ratnawati sebagai Komisaris Independen
  • Pataniari Siahaan sebagai Komisaris Independen
  • Revrisond Baswir sebagai Komisaris Independen
  • Bistok Simbolon sebagai Komisaris
  • Wahyu Kuncoro sebagai Komisaris
  • Joni Swastanto sebagai Komisaris


Jajaran direksi:
  • Achmad Baiquni sebagai Direktur Utama
  • Suprajarto sebagai Wakil Direktur Utama
  • Rico Rizal Budidarmo sebagai Direktur
  • Herry Sidharta sebagai Direktur
  • Putrama Wahyu Setiawan sebagai Direktur
  • Anggoro Eko Cahyo sebagai Direktur
  • Adi Sulistyowati sebagai Direktur
  • Bob Tyasika Ananta sebagai Direktur
  • Imam Budi Serjito sebagai Direktur
  • Panji Irawan Sebagai Direktur.
(gir)

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video