“Dengan demikian, kampanye untuk memakan ikan ini akan dilakukan untuk pengganti daging,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung di Kantor Presiden, kemarin sore.
Dalam Rapat Terbatas dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Rizal Ramli, Jokowi juga memerintahkan untuk dibuat kebijakan penguatan kelautan dan yang berkaitan dengan industri perikanan yang bisa segera dijalankan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meyakini kebijakan pemerintah mengimpor daging sapi segar sebanyak 27.400 ton tidak akan efektif menekan harga daging sapi secara signifikan menjelang lebaran. Kebijakan itu justru dianggap bisa memicu kenaikan harga daging sapi lokal.
Apabila pemerintah mau menekan harga daging sapi menjadi Rp80 ribu per kg, kata Juan, seharusnya yang diimpor bukan dagingnya, melainkan memperbanyak impor sapi hidup untuk digemukkan di Indonesia. Selain itu, kebijakan itu juga harus dilakukan pada jauh hari sebelum ada lonjakan permintaan di pasar.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), saat ini ada 12 juta sapi hidup di Indonesia yang dimiliki oleh 5 juta peternak sapi. Artinya, rata-rata peternak hanya memiliki sekitar dua ekor sapi dan itu dinilai sangat kurang. Pasalnya, kebutuhan daging sapi di Indonesia per tahun mencapai 625 ribu ton per tahun atau 2,5 kg per kapita, dengan asumsi jumlah penduduk 250 juta jiwa. (gen)