"Bulog cari bibit-bibit yang murah. Impor juga tidak masalah, tetapi untuk konsumsi tidak impor. Bahkan, kita ekspor," ungkap Amran usai rapat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Selasa (13/9).
Perum Bulog merinci pemerintah telah memberikan izin impor bibit bawang merah sebanyak 1.500 ton bibit. Namun, hingga kini baru sekitar 1.175 ton bibit bawang yang terealisasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut ia menjelaskan, realisasi impor bibit bawang merah masih kurang sekitar 325 ton. Hal ini dikarenakan keterbatasan pasokan bibit bawang merah dari beberapa negara.
"Tidak bisa ke semua petani, karena barangnya tidak cukup. Tetapi, petani yang masuk asosiasi dan sebagainya sudah terdistribusi," tutur dia.
Meski memberi izin impor bibit bawang merah, Mentan Amran memastikan, pemerintah tidak memberi izin impor bawang merah. Pasalnya, pasokan bawang merah dalam negeri sendiri masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Kami tidak impor (bawang merah) tahun ini. Kami bahkan ekspor. Sekarang lagi produksi, lagi baik (pasokan bawang merah)," pungkasnya. (bir)