Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, pembangunan jalur hubung antara Tanjung Priok menuju Cikarang Dry Port ini tidak akan menggunakan jalan tol, tetapi lebih kepada pemanfaatan jalur kanal sungai yang sebelumnya sudah ada.
"Inland ini nanti mengular dari Tanjung Priok, kita akan menggunakan jalur yang sudah ada [sungai] yang ke Cikarang Dry Port itu," kata Bambang, dikutip Kamis (10/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengangkutan ini dinilai lebih ekonomis dan tidak memerlukan alat angkut berupa kendaraan truk yang biasanya melalui jalan tol antar kota.
Bambang melanjutkan, pembangunan Inland Waterways atau Cikarang Bekasi Laut (CBL) ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi jalur kanal sungai sebagai alternatif transportasi logistik yang akan menghubungkan area off the road Pelabuhan Tanjung Priok dengan area hinterland.
"Rencananya kan dimulai tahun ini, beroperasi 2020, kerja sama dengan PT Pelindo II, proyek ini juga kan masuk dalam daftar Percepatan Penyedia Infrastruktur Prioritas (KPPIP)," katanya. (gir/gen)