Seks selama kehamilan adalah hal terakhir yang ada dalam pikiran beberapa perempuan berbadan dua, terutama bagi perempuan hamil muda yang merasakan menurunnya gairah seksual. Namun, kondisi itu tidak berlaku pada semua perempuan hamil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada trimester kedua, seks akan lebih menarik dan berpotensi lebih memuaskan bagi perempuan hamil. Terlebih lagi, sebagian besar perempuan masih cukup nyaman selama trimester kedua karena perut mereka belum terlalu bulat.
Kondisi itu tidak berlaku untuk trimester ketiga. Karena perut ibu hamil sudah tumbuh semakin besar dan kelelahan kembali melanda, seks mungkin tampak kurang menarik. Belum lagi secara fisik perempuan mengalami kesulitan selama minggu-minggu terakhir kehamilan.
Jika gairah seksual Anda masih baik dan tidak mengalami kehamilan berisiko tinggi, maka sah-sah saja melakukan hubungan seksual. Namun, untuk melakukan hubungan seksual saat hamil, ada beberapa aturan yang perlu diperhatikan: kedua pasangan merasa nyaman secara fisik, posisi memungkinan adanya kontak fisik yang dikehendaki, dan posisi seks tidak menempatkan tekanan pada rahim, atau membebani perut ibu hamil.
Menurut Andri Wanananda, dokter yang tergabung dalam Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), posisi seksual yang aman untuk perempuan hamil adalah spooning dan posisi menyamping.
(mer/mer)