Dokter Sophia Hage mengatakan dengan berolahraga teratur minimal dua kali seminggu bisa mengurangi nyeri haid. "Bisa jogging, treadmill, atau ikut kelas yoga," ujarnya saat ditemui dalam sebuah acara di Balai Kartini, Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu olahraga yang sangat dianjurkan adalah yoga. "Pernapasan pada yoga bisa membuat lebih tenang. Kalau cemas, deg-degan, napas enggak teratur, itu akan mengganggu sirkulasi darah. Akhirnya nyeri haid," kata Sophia.
Olahraga sebagai upaya untuk mengurangi nyeri haid juga sudah terbukti dan diakui dalam berbagai literatur. "Olahraga membantu seimbangkan hormon. Sirkulasi darah jadi lancar," kata Sophia.
Olahraga bisa membuat seluruh pembuluh darah, bahkan sampai pembuluh yang paling kecil atau kapiler, bisa mendapatkan pasokan oksigen yang cukup. "Kalau jarang olahraga terus kesemutan, itu rasa yang timbul karena pembuluh darah yang kecil itu tidak dialiri oksigen."
Ketika olahraga, metabolisme tubuh membaik dan aliran darah pun akan lancar. Akibatnya, nyeri haid pun berkurang.
Selain itu, dengan melakukan olahraga yang Anda sukai, meski sedang haid dan nyeri, rasa itu tidak akan terasa. Sebab, pikiran Anda akan teralihkan dan lebih fokus dengan berolahraga yang tentunya menyenangkan.
(mer/mer)