"Pertama harus suka dulu modelnya, ada sesuatu yang membuat kita klik. Ketika si pembeli penampilannya sederhana tanpa banyak tanya seorang konsultan perhiasan akan langsung menyarankan perhiasan yang cocok sesuai penampilan," kata Jelita Setifa, General Manager The Palace Jeweler, saat ditemui beberapa waktu lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kalau ditanya negatif dan positifnya, kalau sekarang sebenarnya bukan mitos, kalau cincin kawin balik lagi si pemakai harus nyaman, karena cincin akan dipakai lama," ujar Jelita.
Selain model dan desain, hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih cincin adalah anggaran. Namun menurut Jelita Anda tak disarankan memberikan anggaran sisa saat membeli cincin, mengingat cincin kawin akan mempunyai makna dalam perjalanan hidup bersama pasangan.
"Pembeli kadang masih mempertimbangkan harga cincin kawin, biasanya itu terjadi karena mereka membeli cincin saat anggaran sudah habis dengan gedung, katering dan lainnya. Mestinya cincin harus punya anggaran tersendiri karena cincin kawin mempunyai makna."
Untuk perawatan cincin dapat dilakukan dengan mudah. Jelita menyarankan Anda hanya perlu rutin mengelap cincin dengan kain fiber seperti kacamata.
"Yang membuat emas itu pudar karena ada debu parfum yang menempel. Noda itu bisa rutin dilap dengan jenis lap yang sama untuk kacamata. Tapi apabila kotoran sudah sangat menempel, perhiasan bisa dicuci dengan air hangat menggunakan sikat gigi bayi yang lembut," katanya menyarankan.