logo CNN Indonesia

Jejak Cheng Hoo di Banyuwangi

CNN Indonesia/Adhi Wicaksono , CNN Indonesia
Minggu, 18/06/2017 17:46 WIB
Artikel belum tersedia
<p>Tak banyak yang tahu, jauh sebelum berdirinya Kerajaan Hindu Blambangan penduduk Banyuwangi mengenal Islam dari ajaran yang dibawa oleh pedagang asal Timur Tengah dan juga China.</p>
<p>Adalah Laksamana Cheng Hoo, pelaut Muslim asal Yunan, China, yang melakukan penjelajahan antara 1405 sampai 1433. Melalui aktivitas pelayarannya, ajaran agama Islam juga tersebar hingga Banyuwangi.</p>
<p>Sepanjang hayatnya, Laksamana Cheng Ho telah melakukan tujuh kali pelayaran. Di Indonesia. Di sela kegiatannya, ia aktif menyebarkan ajaran Islam, meski sebagian besar awak kapalnya menganut agama Buddha dan Tao.</p>
<p>Sesuai namanya, seluruh bangunan yang ada di kompleknya bergaya Tiongkok. dari kejauhan, masjid ini tampak seperti kelenteng, dengan warna merah dan kuning yang mendominasi.</p>
<p>Berdiri di lahan seluas 2,5 hektar, Masjid ini pun merupakan yang pertama yang ada di kabupaten Banyuwangi dan Masjid ini pun merupakan yang pertama yang ada di kabupaten Banyuwangi dan masjid yang kesepuluh yang tersebar di Indonesia.</p>
<p>Masjid ini berdiri atas inisiatif warga keturunan Tionghoa yang tergabung dalam Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Kabupaten Banyuwangi. Juga sebagai penanda kemajemukan masyarakat Banyuwangi.</p>
<p>Seiring dengan program Pemerintah daerah Banyuwangi untuk mengembangkan wisata halal. Masjid Cheng Hoo dan pantai syariah Pulau Santen menjadi salah satu tujuan khusus bagi peminat wisata halal.</p>
<p>Dengan keunikan arsitektur dan perpaduan warna yang mencolok, masjid ini kerap menjadi lokasi favorit untuk berfoto bagi wisatawan dan remaja yang berkunjung lke Banyuwangi.</p>
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Wisata ‘Cap Halal’ Banyuwangi
Foto Lainnya
0 Komentar
Terpopuler
CNN Video