logo CNN Indonesia

Disuntik Hormon, Penis Pria Membesar Dua Kali Lipat

, CNN Indonesia
Disuntik Hormon, Penis Pria Membesar Dua Kali Lipat Foto: Thinkstock/champja
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pria Pakistan dengan kondisi kesehatan langka tidak dapat memproduksi hormon testosteron secara alami. Hal ini mengakibatkan pertumbuhan alat kelaminnya berhenti di usia yang masih sangat muda.

Para dokter di Universitas Aga Khan di Karachi, Pakistan berusaha menolongnya dengan menyuntikkan hormon lelaki ke dalam tubuhnya selama periode sembilan bulan. Hasilnya cukup mengejutkan dimana ukuran penisnya kemudian membesar hingga dua kali lipat.



Kejadian ini berawal dari seorang pasien yang mengeluhkan bahwa dirinya tidak mengalami perubahan pubertas yang umum dialami lelaki lainnya seperti tumbuhnya bulu di area ketiak maupun wajah.

Setelah didiagnosa dokter secara menyeluruh, ditemukan bahwa perkembangan alat kelaminnya juga mengalami kelainan atau abnormal untuk umurnya. Ukuran penis pria yang namanya menolak untuk disebut tersebut berukuran sekitar 5 cm.



Ia juga mengeluhkan setiap harinya ia semakin kesulitan untuk ereksi di pagi hari dan mulai kehilangan kemampuan untuk ejakulasi. Hal ini diduga para dokter bahwa tubuhnya telah berhenti memproduksi sperma.

Awalnya ia diduga mengalami hypogonadism, atau pertumbuhan alat kelamin yang terhambat, seperti yang dijelaskan dalam situs Mayo Clinic. Mereka kemudian berkesimpulan kasus ini bisa ditangani dengan penyuntikan testosteron secara terukur dan teratur.



Setelah sembilan bulan mendapat suntikan hormon testosteron, maka pasien dari Pakistan ini melihat perkembangan yang signifikan pada alat kelaminnya. Ukurannya membesar dua kali lipat, begitu pula dengan ukuran testisnya yang kini seukuran pria dewasa pada umumnya.

Terlepas dari kisah sukses yang dialami pria tersebut dan menjadi viral, para dokter di universitas tersebut melarang pria dengan perkembangan seksual yang normal untuk mengikuti jejaknya membesarkan penis, seperti dilaporkan Inquisitr.

Kesuksesan medis ini berawal dari pria dengan masalah Hypogonadism. Sedangkan untuk pria dewasa normal yang ingin membesarkan penis, belum ada penilitian lebih lanjut. (frt/frt)

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video