”Kami siap sedia dan kami siap menjamu wisatawan. Enjoy your stay in Bali Mr. President. If you need anything special you can call me (selamat menikmati tinggal di Bali, Pak Presiden. Jika ingin mendapatkan hal-hal khusus yang spesial silakan telepon saya). Indonesia negara aman dan indah, ini menjadi kemenangan Pariwisata Bali di mata dunia internasional,” ujar Pastika.
Pastika menjelaskan, ada perbedaan kedatangan Obama dengan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulazis al-Saud di Bali. Dia mengatakan saat itu Raja Salman masih menjadi seorang Raja, sedangkan Obama tidak lagi presiden Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Senada Pastika, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali Anak Agung Yuniartha Putra mengaku siap mengajak Obama kemana pun dia mau untuk menikmati pariwisata Indonesia.
”Di Bali semua ada, mau pantai ada, mau gunung ada, budayanya banyak banget, mau tempat yang hijau dan rindang ada, mau tempat yang sejuk ada dan mau kemeriahan pada malam hari juga lengkap banget. Kulinernya enggak akan pernah habisnya,” kata Kadis bangga.
Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut destinasi manapun yang dikunjungi mantan Presiden Obama itu akan menjadi sangat tersohor di dunia. Obama betul-betul menjadi endorser pariwisata Indonesia.
“Apa yang dilakukan gubernur Bali untuk service excellent itu sangat bagus,” kata Arief.
Arief menambahkan, eksplorasi destinasi wisata Bali tidak akan ada habisnya. Itulah yang membuat Pulau Dewata senantiasa hidup. Termasuk budaya dan keindahan alam di Jatiluwih yang menjadi warisan budaya dunia.
"Budayanya unik, culture-nya sangat oke, alamnya pun super keren. Momentumnya pas. Silakan eksplorasi Gianyar, Tabanan, Bali. Welcome to Wonderful Indonesia!" kata Arief.