Ari ditangkap di studio musik, Jalan Matahari Raya, Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan. "Pengakuan yang bersangkutan, ia merupakan gitaris grup band Padi," kata Hando Wibowo, Kasat Narkoba Polres Jaksel, menerangkan.
Bukan hanya personel, Ari termasuk penggagas grup band asal Surabaya itu. Bersama Satrio Yudi Wahono alias Piyu, Rindra Risyanto Noor, Andi Fadly Arifuddin alias Fadly, dan Surendro Prasetyo alias Yoyo, ia membentuk Padi pada 8 April 1997. Kelimanya masih mahasiswa kala itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harapannya seperti filosofi padi, yang semakin berisi, semakin merunduk. Padi juga diibaratkan sebagai makanan pengisi perut semua orang. Ia pun lambang kesejahteraan.
"Pernah merasakan tidur di sambungan kereta api karena kehabisan tiket, dan juga pernah merasakan makan nasi basi karena sewaktu beli nasi bungkus di kereta ternyata dapatnya yang sudah basi, tapi karena sudah kelaparan akhirnya di makan bagian nasi yang belum basi," demikian tertulis di situs resmi Padi.
Kelamaan, mereka dilirik perusahaan rekaman besar, Sony Music Indonesia. Lagu Sobat yang dinyanyikan Fadly dengan suara serak dan berat, ternyata melejit. Padi kemudian punya Begitu Indah, Demi Cinta, Mahadewi, dan lain-lainnya.
Mereka merilis album pertama, Lain Dunia tahun 1999. Album kedua, Sesuatu yang Tertunda, menyusul tahun 2001. Ia langsung terjual 450 ribu kopi. Lagu andalannya melegenda sepanjang masa: Kasih Tak Sampai. Setelah itu, Padi merilis album tahun 2004 dan 2005.
Sayang, perjalanan karier Padi mentok di tahun 2007. Mereka memutuskan vakum. Piyu sibuk dengan proyek solo. Rindra, Fadly, dan Yoyo memutuskan tetap bersama dalam grup band Musikimia. Ari, tak terdengar kabarnya.
Padi yang seharusnya merunduk saat berisi, ternyata justru sebaliknya. Mengenai kasus yang menimpa personel Padi, Marcomm Manager Sony Music Sundari Mardjuki menyatakan pihaknya belum bisa memberikan komentar.
Berbagai kasus pun sempat menghantam Padi yang pernah menjadi idola masyarakat Indonesia. Salah satunya, Yoyo yang terjerat kasus narkoba sekitar tahun 2011. Ia sampai ditahan, namun akhirnya keluar dan kembali berkarya.
Kini, giliran Ari yang terkena masalah. Padahal pria 40 tahun itu dikenal cukup pendiam. Jarang terdengar kabar dari pria yang mengaku mengidolakan mantan Presiden Soeharto itu. Yang jelas Ari dahulu pernah bercita-cita menjadi anggota militer.
Entah apa yang membuat impiannya kandas. Pria kelahiran Bogor, 11 September 1974 itu lebih memilih musik sebagai jalan hidupnya. Kini, Ari, atau akrab juga disapa Homer yang memiliki dua anak itu, harus mendekam di Polres Jaksel atas perbuatan menyalahgunakan obat terlarang.
(rsa/utw)