Chairun Nissa termasuk yang penasaran. Ia lantas membuat film dokumenter yang berjudul Potongan. Film itu merekam perjalanan film Babi Buta yang Ingin Terbang dan The Act of Killing alias Senyap.
Sebelumnya, Babi Buta yang Ingin Terbang sudah diputar di beberapa festival film internasional, tapi justru ditolak oleh LSF. Senyap yang menjadi nominasi Oscar 2016 juga mendapat perlakuan sama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nissa lantas menghabiskan waktu dua tahun untuk membuat Potongan. Lamanya proses pembuatan film itu dikarenakan banyak menemukan fakta baru yang ternyata cocok menjadi cerita dalam film.
"Pas buat film ini, kami baru tahu kalo LSF itu bagian dari Komisi 1 DPR. Ya akhirnya kita tahu LSF itu siapa dan di bagian mana," kata Nissa menjelaskan.
Melalui Potongan, Nissa berharap masyarakat tahu proses kerja LSF dan film-film seperti apa yang mendapat cap lolos sensor atau ditolak oleh LSF. (rsa)