logo CNN Indonesia

Lengser, Obama Ingin 'Kerja' di Spotify

, CNN Indonesia
Lengser, Obama Ingin 'Kerja' di Spotify
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat Barack Obama melontarkan lelucon soal keinginan bekerja di Spotify setelah meninggalkan Gedung Putih beberapa hari ke depan.

Banyak pihak yang menebak-nebak Obama akan berlabuh ke mana setelah lengser dan digantikan Donald Trump nanti. Dengan bercanda, lulusan Harvard Law School itu pun bertutur kepada mantan Duta Besar Swedia untuk Amerika Serikat, Mark Brzezinski, soal lowongan di perusahaan streaming asal Swedia.

"Saya masih menunggu pekerjaan saya di Spotify," ujar Obama beberapa hari yang lalu, mengutip NME.

Penulis sekaligus istri Mark Brzezinski, Natalia, pun berinteraksi dengan Obama melalui akun Instagram. Seraya mengingat perjalanannya ke Swedia pada 2013 silam, sang Presiden menuturkan, "Saya senang mengunjungi Anda di Stockholm, itu adalah kunjungan favorit saya. Saya berencana kembali ke sana secepatnya."

Obama menyebutkan kemungkinan adanya satu tempat untuknya di Spotify dan bos Spotify, Daniel Ek, menginginkannya bekerja di sana.

"Karena saya tahu kalian semua mencintai playlist saya," katanya.

Selama dua tahun menjabat, Obama telah membagi playlist yang berisi lagu-lagu favorit musim panasnya yang terdiri dari karya-karya milik Leon Bridges, Janelle Monae, dan Edward Shape. Tak hanya itu, ada pula tembang klasik Nina Simone dan The Beach Boys.

Politisi Partai Demokrat ini juga sebelumnya mengunggah playlist olahraga dan Natal.

Obama belum mengungkapkan detail soal rencana setelah masa pemerintahannya habis, menyusul kemenangan mengejutkan Donald Trump dari Hillary Clinton. Pada konferensi pers tahun terakhir pemerintahannya, ia mengaku akan bekerja untuk memperbaiki Partai Demokrat dan membantu mencari pemimpin-pemimpin generasi selanjutnya.

"Dengan menghormati prioritas-prioritas saya ketika saya pergi, [rencana saya] membangun kepemimpinan generasi selanjutnya, penyelenggara, jurnalis, dan politisi," katanya.

"Saya melihat itu di Amerika, saya melihat mereka di seluruh dunia, 20 tahun, 30 tahun, yang penuh talenta, penuh idealisme," ujarnya.

Obama melanjutkan, "Dan pertanyaannya adalah bagaimana kita mengaitkan mereka? Bagaimana kita memberikan mereka peralatan agar mereka memberikan perubahan progresif? Dan saya ingin menggunakan pusat kepresidenan saya sebagai sebuah mekanisme untuk mengembangkan generasi selanjutnya yang bertalenta itu."

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video