logo CNN Indonesia

Paramore Akui Gagal Jiplak Musik Tame Impala di Album Baru

, CNN Indonesia
Paramore Akui Gagal Jiplak Musik Tame Impala di Album Baru Paramore mengakui bahwa mereka gagal menjiplak musik Tame Impala untuk dimasukkan ke dalam album baru mereka. (Foto: Christopher Polk/Getty Images for CBS Radio Inc./AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Paramore telah mengakui bahwa mereka telah mencoba dan gagal menjiplak musik Tame Impala untuk materi album terbaru After Laughter.

Band pop-punk asal Nashville, Amerika Serikat itu kembali dengan lagu Hard Times sekaligus pengumuman album baru, serta tur Inggris dan Irlandia. Album After Laughter sendiri bakal dirilis pada 12 Mei mendatang.

Melansir NME, setelah mengungkap materi pertama dalam empat tahun, Paramore berbincang dengan Zane Lowe dalam wawancara untuk Beats 1 Radio yang digagas Apple.


"Taylor [York, gitaris] mulai menulis musik untuk acara-acara yang kami hadiri [dalam mempromosikan album self-titled pada 2013] dan hal pertama yang dikirimnya kepada saya membuat saya terintimidasi karena saya sangat menyukainya. Itu sangat ritmis dan sangat berbeda dengan apapun yang kami tulis sebelumnya," ujar vokalis Hayley Williams saat menggambarkan bagaimana mereka mulai mengerjakan album barunya.

York lantas menanggapi pernyataan Williams. Ia mengaku terinspirasi oleh musik band asal Australia Tame Impala.

"Saya sedang mendengarkan Tame Impala [saat itu], jadi saya hanya ingin menjiplak semuanya. Itu yang sebenarnya terjadi. Saya harus mencoba. Itu tidak berhasil namun saya harus mencoba," kata York.


Williams mengungkapkan, dirinya sangat ingin menjauh dari apa yang telah dilakukan bandnya selama ini. Ia mengaku gugup karena cenderung selalu terjerumus ke dalam apapun yang ia kerjakan.

"Saya takut kami akan menjadi sesuatu yang lain karena bagaimana jika kami tidak sebagus itu. Saya hanya memiliki semua ketakutan kecil yang berputar," katanya.

Williams bercerita, pada saat pertama kali ia masuk ke dalam mobil York untuk menuju ke sebuah tempat, keduanya tengah mendengarkan lagu yang kemudian membuatnya senang.

"Saya tidak tahu apa yang didengarkan saat itu, Fela Kuti atau apa. Dia [York] mendengarkan sesuatu yang gila dan [dengan] banyak ritme yang saya suka, itu yang paling menolong saya dalam menulis," ujarnya.


Ia melanjutkan, "Saya seperti, 'Wow, bagaimana saya bisa memasukkan semua ini ke dalam kantong-kantong ini, ke dalam ritme dan bagaimana saya bisa melakukan itu dengan cara yang membuat saya bangga?'"

Album After Laughter tampaknya bakal berbeda dibandingkan album-album Paramore sebelumnya. Pemenang Grammy Award itu hadir dengan lebih banyak mengusung unsur musik elektronik.

[Gambas:Youtube]

Lagu baru Hard Times memiliki nada musik yang cepat, ceria, dan bernuansa elektronik. Senada dengan musik yang penuh warna, dalam video klip yang disutradarai Andrew Joffe itu, sang vokalis Hayley Williams, gitaris Taylor York, dan drummer lama yang kembali ke Paramore, Zac Farro bersenang-senang sepanjang lagu.


Meski demikian, musik dan video itu sebenarnya kontras dengan lirik Hard Times yang mengisahkan tentang kehidupan seseorang yang menyedihkan dan putus asa.

Paramore juga menghilangkan citra punk dengan tampil lebih berwarna. Hal itu terlihat dari sampul album serta foto para personelnya. (res/res)

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video