logo CNN Indonesia

Ironis, Chris Cornell Pernah Kecam Bunuh Diri Kurt Cobain

, CNN Indonesia
Ironis, Chris Cornell Pernah Kecam Bunuh Diri Kurt Cobain Chris Cornell pernah menyebut dirinya tak setuju dengan keputusan bunuh diri. (Rick Diamond/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepolisian mengonfirmasi bahwa kematian pentolan Soundgarden dan Audioslave, Chris Cornell disebabkan gantung diri. Ia ditemukan tak bernyawa di kamar mandi hotelnya di MGM Grand, Detroit, usai manggung di Fox Theatre dan mengunggahnya di Twitter, Rabu (17/5) malam.

Padahal 10 tahun sebelumnya, menurut laporan Uproxx, Cornell mengecam keputusan bunuh diri. Saat itu ia diwawancara Howard Stern soal kematian Kurt Cobain, pentolan Nirvana.

"Kami tidak begitu dekat," jawab Cornell ketika ditanya apakah bunuh diri Cobain pada 1994, yang diduga karena heroin dan tembakan di kepala, mempengaruhi dirinya atau tidak.
Musisi yang meninggal di usia 52 tahun itu melanjutkan dengan mengakui, "Saya sudah punya teman yang meninggal seperti itu sebelumnya. Cara yang dilakukannya semacam twist. Tapi selain itu, saya juga pernah melewati [keinginan bunuh diri] sebelumnya."

"Tapi itu sangat memalukan, dan ini memalukan bagi putrinya [Cobain]. Untuk satu hal, ini memalukan bagi penggemarnya," ujar Cornell lebih lanjut kala itu.

Pelantun You Know My Name itu berharap keputusan mengakhiri hidup sendiri tidak pernah terlintas dalam kepalanya. “Dan saya berpikir, jika saja dia bertahan selama enam bulan, enam bulan kemudian dia bisa menjadi pria yang benar-benar berbeda," katanya.
Namun ternyata Cornell memilih mengambil keputusan yang sama seperti Cobain.

Padahal ia sebenarnya masih ada di tengah konser. Usai tampil di Detroit beberapa jam sebelum meninggal, Cornell masih punya sederet jadwal konser lain. Hingga saat ini, belum diketahui kelanjutan konser tersebut pasca meninggalnya sang legenda musik grunge.

[Gambas:Video CNN]

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Chris Cornell Berhenti 'Meraung'
0 Komentar
Terpopuler
CNN Video