Namun, baru-baru ini pelantun 'Before He Cheats' itu mengungkapkan bahwa dirinya butuh melalui perjuangan keras untuk mendapatkan itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"2017 tidak berjalan seperti yang aku bayangkan," katanya kepada CBS Sunday Morning.
Kala itu, Underwood mengungkapkan bahwa dirinya berusaha tegar.
Dia menerima kenyataan bila saat itu belum waktunya ia dan suami dikaruniai seorang anak lagi.
"Lalu saya hamil lagi pada musim semi dan itu juga tidak berlangsung dengan baik. Hamil lagi pada awal 2018, lalu gagal lagi," ungkapnya.
Kondisi tersebut tak dipungkiri Underwood membuat dirinya tertekan tapi di satu sisi dia menyatakan tak bisa marah karena telah merasa banyak diberkati.
"Putraku, Isaiah adalah suatu hal termanis. Dia yang terbaik di dunia ini. Dan saya seperti, 'Jika kami tidak pernah bisa memiliki anak lagi tidak apa-apa, karena dia sudah sangat luar biasa. Saya memiliki hidup yang luar biasa. Seperti apa lagi yang perlu yang keluhkan?" katanya.
"Saya punya suami luar biasa, teman-teman yang luar biasa dan seorang anak yang luar biasa. Bisakah saya marah? Tidak... tapi saya tetap marah," lanjutnya.
Hingga saat dikaruniai seorang anak lagi dalam kandungannya, Underwood mengaku pasrah jika ia harus keguguran lagi.
"Saya seperti, 'kenapa saya terus hamil kalau tidak bisa punya anak. Sudahi ini, sudahi atau biarkan saya punya anak," ungkap Underwood soal keluhannya.
Sejak menyampaikan itu, dia lantas merasa bahwa kali ini doanya didengar.
Saat memeriksakan kehamilannya, ia tak lagi mendengar kandungannya dalam kondisi buruk.
"Mereka mengatakan pada saya bahwa semuanya dalam kondisi baik, dan saya seperti 'Tuhan mendengar saya,'" tambahnya.
Mengutip E!News, penyanyi Country berusia 35 tahun itu lantas mengumumkan kehamilannya yang kedua pada Agustus lalu.
[Gambas:Youtube]
(ard)