"Saya rasa dia [Kanye] sangat salah paham [tentang politik] dan seorang komunikator yang sangat buruk," kata bintang TV 'Keeping Up With The Kardashians' itu saat menghadiri panel diskusi 2018 Criminal Justice Reform Summit, Rabu (14/11).
Ibu dua anak ini kemudian mengaku bahwa dirinya harus mengajarkan Kanye berbagai hal agar tak terjebak dalam kemelut politik Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun menambahkan bahwa di masa itu, hubungan Kanye dan Trump kerap disalahartikan. Menurutnya, Kanye hanya menilai Trump sebagai teman, bukan rekan politik.
Belum lama ini, setelah pertemuannya dengan Trump, Kanye menyatakan bahwa dia memilih mundur dari politik dan memilih fokus pada dirinya sendiri.
"Mata saya sekarang telah terbuka lebar dan saya sadar bahwa saya telah diperalat untuk menyebarkan pesan yang tak saya yakini," ungkapnya melalui akun Twitter.
"Sekarang saya memberi jarak diri saya dari politik dan sepenuhnya fokus untuk menjadi kreatif," lanjutnya
[Gambas:Twitter]
Menanggapi hal itu, Kim mengatakan bahwa dirinya selalu siap berada di belakang Kanye untuk membenarkannya.
"Setelah dia pergi ke Gedung Putih atau telah terang-terangan [bicara politik], saya bisa dengan mudah berada di media sosial dan mengoreksinya," ujar Kim, dikutip dari Just Jared.
"Tetapi saya percaya orang memiliki perjalanan mereka sendiri. Saya tahu hatinya, jadi saya tahu bahwa suatu hari apa yang ingin dia katakan akan keluar. Dibutuhkan waktu yang lama jadi saya melompat dan membantu, tetapi saya tahu hatinya sehingga saya tidak pernah terlalu stres." (tsy, agn/end)