Tahun lalu, bintang 'Keeping Up the the Kardashians' ini telah mengubah masalah hukum menjadi misi pribadi. Ia memainkan peran penting dalam mengamankan pembebasan para pelanggar narkoba tingkat rendah Jeffrey Stringer dan Alice Marie Johnson, yang mana keduanya menjalani hukuman seumur di balik jeruji.
Saat ini, istri Kanye West yang sedang belajar untuk menjadi pengacara itu telah mencetak kesepakatannya sendiri dengan bos jaringan AS di Oxygen Media untuk menjadi produser eksekutif film dokumenter 'Kim Kardashian: The Justice Project'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia melanjutkan, "'Kim Kardashian: The Justice Project' merupakan acara eksklusif yang menyuguhkan hal yang belum pernah terlihat dalam misinya untuk menangani salah satu aspek paling kontroversial di Amerika."
Aktivisme ibu dari tiga anak ini merupakan bagian dari kampanye 90 Hari Kebebasan yang diluncurkan oleh perwakilan hukumnya, Brittany K. Barnett, dalam kemitraan dengan pengacara MiAngel Cody dari The Decarceration Collective.
Sebelumnya, Kim mengaku bahwa ia terinspirasi untuk mengubah karier ke dunia hukum muncul setelah dirinya secara pribadi mengajukan petisi kepada Presiden Donald Trump untuk pembebasan Alice Marie Johnson pertengahan Juni lalu. Saat itu, ia mendorong Trump untuk membuka mata dan segera membebaskan Johnson.
Menyusul tindakannya itu, First Step Act untuk reformasi keadilan sosial akhirnya disahkan oleh Kongres dan ditandatangani oleh Trump.
"Saya tidak pernah dalam sejuta tahun berpikir bahwa kita akan sampai pada titik untuk meloloskan undang-undang," kata Kardashian. "Itu benar-benar titik balik bagi saya."
Atas upaya meloloskan RUU terbukti membuka mata bagi Kardashian yang melihat langsung dampak yang dapat dihasilkan oleh tim profesional hukum. Dia pun meyakinkan diri untuk lanjut menekuninya dengan belajar sebagai pengacara. (agn/rea)