Menurut harian Le Dauphine Libere, pelaku penyerangan memasuki pabrik, yang dimiliki oleh perusahaan gas, Air Products, di kota Saint-Quentin-Fallavier, yang terletak 30 km dari Lyon. Pelaku penyerangan mengaku anggota ISIS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ledakan itu melukai setidaknya satu orang karyawan gedung tersebut.
Dilaporkan Reuters, mengutip harian lokal Le Dauphine, sebuah kepala yang terpenggal ditemukan berada di pagar kawat dekat pabrik.
Menteri Dalam Negeri Perancis, Bernard Cazeneuve langsung mendatangi tempat kejadian, tim anti-terorisme juga dikabarkan langsung menuju lokasi.
Jika dikonfirmasi sebagai serangan terorisme, serangan ini menjadi serangan terbesar kedua pada tahun ini, setelah tragedi tiga hari di Perancis pada Januari lalu di kantor majalah satire Charlie Hebdo dan swalayan Yahudi. Sebanyak 17 orang tewas dalam kejadian tersebut. (stu)