Iran—negara mayoritas Muslim Syiah—bulan lalu mengatakan bahwa mereka membongkar sel yang merekrut para militan untuk bergabung dengan kelompok Sunni garis keras, ISIS, di Kermanshah, provinsi Iran di barat yang berdekatan dengan perbatasan Irak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kantor berita pekajar semi-resmi Iran, ISNA, mengatakan penangkapan terjadi selama 20 bulan terakhir dan bahwa beberapa dari yang ditangkap telah dibebaskan.
“Di antara yang ditangkap, kasus-kasus di mana mereka mengaku…dirujuk ke pengadilan sementara beberpa keterlibatan didasarkan pada ketidaksadaran mereka (atau apa yang mereka lakukan, di bebaskan),” kata Hadianfar, dikutip dari ISNA. (stu)