Sebelum meledakkan diri, dua pengebom sempat berperilaku mencurigakan. Mereka bahkan sempat melemparkan tembakan. Karena itu kepolisian balas menembak dan berusaha menghentikan mereka sebelum mencapai pemeriksaan keamanan bandara.
Namun, belum sempat dilumpuhkan kedua pengebom sudah meledakkan diri. Laporan lain, dari jurnalis NBC News yang mengunggah cuitan ke Twitter, petugas sempat melumpuhkan satu pengebom sebelum meledakkan diri. Itu masuk akal dengan pernyataan kementerian kepada CNN Turki.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ataturk merupakan bandara terbesar di Turki dan merupakan pusat transportasi internasional. Setelah serangan terjadi, banyak gambar di media sosial yang menayangkan orang-orang bergelimpangan di bagian depan gedung terminal.
Televisi menayangkan ambulans datang dengan tergesa-gesa. Taksi-taksi yang tersedia membantu mengangkut korban ke rumah sakit. Menurut Anadolu, enam korban luka serius. Keterangan resmi pemerintah masih menyatakan 20 orang luka, sementara saksi mata sudah menyebut sampai angka 60 orang.
Petugas bandara menghentikan penerbangan keluar dan masuk bandara. Pesawat terakhir yang diperbolehkan mendarat adalah pukul 21.10 GMT. Penumpang pun diungsikan ke hotel, menurut keterangan Turkish Airline. (rsa)