"Kami sudah berjalan ke arah yang benar, tapi memang tak dapat melakukannya dalam waktu satu tahun. Kami ingin Amerika menjelaskan, apa agenda kalian. Yang paling penting, dapat dipercaya," ujar Menteri Pertahanan Jerman, Ursula von der Leyen, sebagaimana dikutip Reuters, Kamis (18/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kanselir Jerman, Angela Merkel, pada November lalu mengatakan, negaranya membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk mencapai target anggaran pertahanan NATO.
Sejak masa kampanye, Trump terus mengkritik keberadaan NATO. Ia mengeluhkan sejumlah negara yang tak memenuhi target anggaran pertahanan aliansi tersebut.
Dalam sebuah wawancara dengan London Times sepekan sebelum pelantikannya, Trump bahkan menyebut NATO sudah usang karena tak bisa melindungi anggotanya dari terorisme.
Namun pada Kamis (18/1), Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg, mengatakan kepada harian Jerman, Die Welt, bahwa Trump sudah menelepon dan menyatakan AS akan tetap "berkomitmen pada NATO."