Berbicara kepada stasiun televisi Australia ORF jelang kunjungan ke Wina, Selasa (5/6), Putin mengatakan dirinya "sepenuhnya setuju" dengan Trump soal kemungkinan perlombaan senjata antarnegara, dan dia berharap kedua pemimpin negara bisa mencegah hal tersebut.
Putin mengatakan dalam perbincangannya belum lama ini "Donald mengatakan dirinya khawatir soal kemungkinan perlombaan senjata baru."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya rasa kemungkinan pertemuan itu bergantung pada banyak hal terkait situasi politik di Amerika Serikat," kata Putin. "Kampanye pemilihan umum Kongres sudah dimulai dan akan adan pemilihan presiden selanjutnya, dan Presiden Amerika Serikat diserang terkait banyak hal. Saya rasa ini alasan utamanya."
Pada April, Gedung Putih mengonfirmasi Trump dan Putin membahas kemungkinan pertemuan di AS mungkin berlangsung dalam waktu dekat.
Barack Obama dan George HW Bush sama-sama menemui Presiden Rusia setelah menjabat selama enam bulan. Obama berkunjung ke Kremlin pada Juli 2009 untuk bertemu Dmitry Medvedev dan Putin yang saat itu menjabat perdana menteri.
Jumlah telepon Trump-Putin hampir sama dengan jumlah telepon Obama dan Putin di dua tahun terakhir masa jabatannya. Mereka berbicara sembilan kali pada 2015 dan 2016.
(aal)