"Pasukan Angkatan Udara Kerajaan Saudi mengintersepsi dan menghancurkan rudal-rudal itu. Sejumlah puing rudal itu jatuh di daerah perumahan, tanpa menyebabkan kerugian," ujar juru bicara koalisi Saudi di Yaman, Turki al-Maliki.
Seorang saksi mata mengatakan kepada Reuters bahwa ia mendengar setidaknya enam ledakan besar dan kilatan cahaya di langit Riyadh saat proses intersepsi itu berlangung.
Lihat juga:Arab Saudi Tangkal Rudal Houthi ke Jazan |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stasiun televisi Houthi, al-Masirah, mengonfirmasi bahwa sejumlah rudal Burkan memang ditembakkan ke arah Kementerian Pertahanan Saudi dan beberapa target lainnya.
"Semakin lama agresi dan perang berlangsung, semakin hebat kemampuan rudal balistik kami," kata juru bicara Houthi, Mohammed Abdul-Salam.
Hudaidah adalah kota pelabuhan di Yaman yang menjadi jalur utama pasokan untuk Houthi sejak mereka berhasil merebut ibu kota Sanaa pada 2015 lalu.
Sebelum operasi besar-besaran Saudi tersebut, Houthi sudah beberapa kali menembakkan rudal ke arah Riyadh, terakhir pada Desember lalu.
Meski demikian, Saudi tetap berkeras membantu pemerintah Yaman menggempur Houthi yang sudah mengambil alih Istana Kepresidenan di Sanaa sejak tiga tahun lalu. (has)