Petugas pemadam kebakaran melaporkan bahwa dari 27 orang tersebut, 18 di antaranya tewas karena tertimpa runtuhan gubuk di lereng Malad, sebelah barat Mumbai.
"Penyelamatan masih berlangsung. Sejauh ini, kami telah menyelamatkan lebih dari 24 warga," demikian laporan petugas pemadam kebakaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini merupakan hari kedua cuaca buruk melanda wilayah Mumbai. Bencana ini pun mengakibatkan lalu lintas kereta api dan udara terganggu hingga aparat terpaksa menutup sejumlah sekolah dan kantor.
Lihat juga:Topan Fani Hantam India, Dua Orang Tewas |
Kondisi Mumbai kala musim hujan kian parah karena begitu banyak situs konstruksi yang membuat sampah tersumbat.
Pada 2005 silam, banjir juga sempat menewaskan lima ribu orang yang tinggal di permukiman kumuh di Mumbai. (ajw/has)