Logo Kursi Panas DKI 1

Anies-Sandi Yakin Mampu Buka Sejuta Lapangan Pekerjaan Baru

Abi Sarwanto
Rabu, 09/11/2016 10:20 WIB
Anies-Sandi Yakin Mampu Buka Sejuta Lapangan Pekerjaan Baru Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mewacanakan pusat kewirausahaan. Dari situ, mereka berharap muncul pengusaha yang mampu mempekerjakan banyak warga Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Jakarta, CNN Indonesia -- Calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yakin dapat menciptakan satu juta lapangan pekerjaan baru jika memenangkan pilkada 2017. Program itu adalah satu dari 23 program kerja yang ditawarkan Sandi dan pasangannya, Anies Baswedan.

"Kami bidik dalam lima tahun ke depan, 500 sampai satu juta lapangan kerja baru akan tercipta," ujar Sandiaga di Jakarta, Selasa kemarin.

Untuk mewujudkan janji tersebut, Sandiaga berkata, ia dan Anies berencana membentuk pusat kewirausahaan di 44 kecamatan. Ia memperkirakan, para pengusaha baru dari pusat kewirausahaan itu mampu membuka setidaknya 200 ribu pekerjaan setiap tahun.

"Kalau diberikan pelatihan dan permodalan, mereka nanti bukan kerja sendiri mereka punya karyawan sehingga menyerap lapangan kerja," kata Sandi.

Di tempat terpisah, Anies berencana melengkapi pusat kewirausahaan dengan pelatihan dari pemerintah dan lembaga yang telah tersertifikasi.

"Tujuannya adalah bukan saja menciptakan lapangan kerja tapi juga merangsang lebih banyak tumbuh wirausaha kecil," ujar Anies.

Turun ke bawah

Untuk menyerap aspirasi dan mengetahui kebutuhan riil masyarakat, Anies mewacanakan program blusukan bagi setiap pimpinan unit kerja di Pemprov DKI Jakarta.

Lurah, wali kota dan bupati, kata Anies, seharusnya aktif berinteraksi dan berkomunikasi dengan warganya. "Saya membayangkan, ke depan akan ada hari di mana aparat pemerintah turun ke bawah," ucapnya.

Menurut Anies, blusukan dapat mempercepat penanggulangan masalah di satu wilayah. Program itu juga disebutnya sebagai wadah paritisipasi publik dalam pemerintahan.

Anies berkata, ia ingin program tersebut diwajibkan kepada semua pimpinan unit pemerintahan. "Kalau hanya gubernur, seakan-akan gubernur adalah superhero. Yang kami inginkan adalah superteam," tuturnya.
(abm/sur)

ARTIKEL TERKAIT
ARTIKEL LAINNYA
0 Komentar