Logo Kursi Panas DKI 1

Survei LSI: Ahok Salip Agus, Anies Masih Tertinggal

M Andika Putra
Kamis, 15/12/2016 19:23 WIB
Survei LSI: Ahok Salip Agus, Anies Masih Tertinggal Elektabilitas tiga pasangan calon gubernur DKI Jakarta masih bergerak dinamis. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Jakarta, CNN Indonesia -- Elektabilitas calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kembali ke posisi teratas berdasarkan survei terbaru dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) milik Kuskridho Ambardi. Berdasarkan hasil survei, Ahok, sapaan Basuki, meraih 32,9 persen suara atau lebih tinggi dibandingkan dua calon gubernur DKI Jakarta yang lain.

"Ahok terindikasi sedikit menguat dibanding sebelumnya. Sementara Agus sedikit melemah dan Anies stabil," kata Direktur Eksekutif LSI Kuskridho Ambardi pada jumpa media di Hotel Atlet Century pada Kamis (15/12) sore.

Survei LSI dilakukan pada responden sebanyak 800 orang dengan metode multistage random sampling yang dimulai tanggal 3 Desember 2016 sampai 11 Desember 2016. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

Berdasarkan penelitian tersebut, Ahok mengalami peningkatan sebanyak 5,6 persen dari elektabilitas sebelumnya, 27,3 persen. Sedangkan Agus menurun sebanyak 4,8 persen dari 29,9 persen. Elektabilitas Anies stabil. Dalam survei terbaru LSI Anies meraih 23,2 persen. Sebelumnya, Anies meraih 23 persen.

Kuskridho menjelaskan ada sejumlah faktor yang menyebabkan elektabilitas Ahok mengalami sedikit peningkatan. Salah satunya adalah informasi seputar proses hukum Ahok dalam kasus dugaan penistaan agama.

"Ahok sudah meminta maaf soal kasus Al Maidah, ada informasi baru mengenai Ahok. Kemudian tindakan pemerintah juga mengubah sebagian pandangan pemilih terhadap Ahok, walau tidak signifikan," kata Kuskridho.

Berdasarkan hasil survei LSI, ada 86 persen yang mengetahui Ahok meminta maaf. Sebanyak 59 persen dari 86 persen tersebut merasa permintaan maaf Ahok tulus sehingga harus dimaafkan dan sebanyak 25 persen merasa tidak tulus.

Faktor lain yang mendongkrak elektabilitas Ahok adalah kekuatan dukungan dari basis pendukung Ahok-Djarot. Basis pendukung Ahok-Djarot meningkat dari 22,8 persen menjadi 28,2 persen.

Juru bicara tim pemenangan Ahok-Djarot, Maruarar Sirait senang dengan peningkatan elektabilitas tersebut. "Pelan tapi pasti, pemilih makin tinggi yang mendukung Ahok. Artinya mesin politik partai berjalan," kata Maruarar.

Hasil survei Lembaga Survei Indonesia ini berbeda dengan hasil dari Lingkaran Survei Indonesia pimpinan Denny JA. Berdasarkan keseluruhan hasil survei LSI Denny JA pada Desember 2016 ini, pasangan Agus-Sylvi memperoleh dukungan tertinggi, yakni 33,6 persen.

Kandidat petahana Ahok-Djarot berada di peringkat kedua dengan 27,1 persen dukungan. Adapun Anies-Sandi meraup dukungan 23,6 persen. Jumlah responden yang belum memutuskan sebesar 15,70 persen. (wis/sur)

ARTIKEL TERKAIT
ARTIKEL LAINNYA
0 Komentar