Logo Kursi Panas DKI 1

Penantian Relokasi: Menjejak Memori Hidup di Pinggir Kali

Adhi Wicaksono
Jumat, 17/03/2017 10:51 WIB

Pada pertengahan 2014, Joko Widodo yang kala itu menjabat gubernur DKI Jakarta mengatakan, setidaknya satu juta kepala keluarga tinggal di bantaran 13 sungai besar, 884 saluran, dan 12 waduk besar. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Penantian Relokasi: Menjejak Memori Hidup di Pinggir Kali

Warga melihat pembangunan turap kali Ciliwung di kawasan Gang Arus Dalam, Cawang Pulo. Pemprov DKI Jakarta, berencana menormalisasi sungai di sejumlah lokasi, antara lain Cipinang Melayu, Bukit Duri dan Gang Arus Cawang. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Penantian Relokasi: Menjejak Memori Hidup di Pinggir Kali

Abdul Khair (56 tahun) menggendong cucunya, Anindia Tri Agustin (6 bulan) di lokasi rumah mereka yang telah hancur akibat banjir tahun 2010. Abdul adalah warga asli Gang Arus Dalam yang sejak lahir tinggal di kawasan yang juga dikenal dengan nama Cawang Pulo. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Penantian Relokasi: Menjejak Memori Hidup di Pinggir Kali

Sejumlah perabot milik warga tidak dapat digunakan kembali akibat terkena terjangan banjir di kawasan Gang Arus, Cawang. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Penantian Relokasi: Menjejak Memori Hidup di Pinggir Kali

Warga di bantaran Sungai Ciliwung, Bukit Duri, memanfaatkan sungai untuk memenuhi kebutuhan air, seperti mandi dan mencuci pakaian. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Penantian Relokasi: Menjejak Memori Hidup di Pinggir Kali

Sumarni (61 tahun) menyiapkan kulit ketupat sebelum berjualan lontong sayur di bedeng yang terletak di bantarang Kali Ciliwung, Bukit Duri. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Penantian Relokasi: Menjejak Memori Hidup di Pinggir Kali

Seorang anak bermain di salah satu bangunan rusak di Cipinang Muara yang ditinggalkan pemiliknya akibat terjangan banjir. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Penantian Relokasi: Menjejak Memori Hidup di Pinggir Kali

Jarak antara hunian dan bantaran sungai yang rapat memunculkan dampak buruk. Kebiasaan membuang sampah sembarangan menyebabkan aliran sungai terhambat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Penantian Relokasi: Menjejak Memori Hidup di Pinggir Kali

Warga bantaran kali berdamai dan beradapatasi dengan kawasan tempat tinggal mereka yang rawan banjir. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Penantian Relokasi: Menjejak Memori Hidup di Pinggir Kali

Sejumlah bangunan yang ditinggalkan penghuni akibat terjangan banjir menjadi area bermain bagi sekelompok anak di Cipinang Muara. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Penantian Relokasi: Menjejak Memori Hidup di Pinggir Kali
ARTIKEL TERKAIT
FOTO LAINNYA
0 Komentar