Menurut Sutopo, sebelum bencana menimpa Desa Jemblung, Kecamatan Karangkobar, longsor sudah terjadi lebih dulu Kecamatan Wanayasa, Kecamatan Pejawaran dan Kecamatan Sigaluh. "Pemda Banjarnegara sudah dalam masa darurat karena ada kejadian longsor," kata Sutopo dalam keterangan tertulisnya. Dengan adanya longsor yang lebih besar di Desa Jemblung, maka konsentrasi penanganan darurat dialihkan disini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam catatan BNPB, hingga saat ini jumlah pengungsi ada 1.145 jiwa tersebar di 10 titik pengungsian. Kementerian Sosial bersama BPBD Banjar Negara dan relawan telah mendirikan dapur umum untuk melayani kebutuhan dasar pengungsi.
Tim gabungan terdiri dari Tim Reaksi Cepat BNPB, BPBD, TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, relawan, dan masyarakat. Tim hingga saat ini bahu membahu melakukan panaganan darurat.
Sebelumnya menurut Sutopo, masa tanggap darurat penanganan bencana hanya sampai tanggal 19 Desember 2014. Namun masa tangggap darurat ini bisa diperpanjang sesuai dengan kondisi di lapangan.