Kadisepenal mengatakan hingga saat ini baru dua jenazah korban yang dievakuasi.
Sebelumnya, seperti diberitakan Reuters, 40 jenazah yang diduga merupakan korban hilangnya pesawat AirAsia QZ 8501 telah ditemukan di laut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 30 kapal dan 21 pesawat dari Indonesia, Australia, Malaysia, Singapura, Korea Selatan dan Amerika Serikat telah terlibat dalam pencarian hingga 10.000 mil laut persegi pada hari ketiga ini.
“Ini adalah penemuan tercepat dalam sejarah. Penemu pertama dari puing tersebut adalah TNI AU dan langsung lapor ke Basarnas,” kata Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) TNI AU Marsekal Pertama TNI Hadi Tjahjanto saat ditemui di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (30/12).