Pertemuan tersebut berlangsung sekitar 2 jam. "Gubernur minta disediakan 2 ribu unit, kami adakan secara bertahap paling tidak tahun ini bisa memproduksi 3 ratus unit bus," kata Presiden Direktur United Tractor Djoko Pranoto. United Tractor adalah distributor bus Scania di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Direktur PT Transportasi Jakarta ANS Kosasih menyatakan, kebutuhan bus tahun ini sekitar 741 unit. Bus tersebut rencananya untuk dioperasikan di semua koridor busway. Tahun ini ia mentargetkan setidaknya ada tambahan bus sebanyak 369 unit.
Kosasih mengatakan, proses pengadaan bus baru Transjakarta sudah dimulai. Jika memang armada bus sudah siap, ia memperkirakan paling cepat delapan bulan lagi bus tambahan bisa datang.
Dari informasi yang tertera di e-catalog LKPP, satu unit bus gandeng buatan Scania dibanderol Rp 4,6 miliar. Harga ini lebih tinggi dibandingkan dengan bus sejenis buatan dalam negeri seperti busway KOMODO (Rp 4,4 miliar) dan Inobus buatan PT INKA (Rp 4,2 miliar). (sur/obs)