"Tidak usah ditanyakan, pasti akan jalan terus," kata Prasetyo di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (4/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal lokasi eksekusi, kejaksaan belum menentukan selain Nusa Kambangan. Selama ini lokasi ideal memang Nusa Kambangan karena kawasan itu steril.
Prasetyo mengaku belum memutuskan apakah eksekusi akan dilakukan di tempat yang sama atau tempat yang berbeda. Namun dia mengatakan eksekusi akan dilaksanakan serentak. Jika memungkinkan dilaksanakan di satu lokasi.
Sebelumnya, Kejaksaan Agung menyatakan ada 11 nama terpidana mati yang akan dieksekusi pada gelombang kedua. Dalam deretan terpidana mati ini ada empat warga negara Indonesia.
Negara lain yang warganya masuk dalam daftar terpidana mati yang segera dieksekusi gelombang kedua ini adalah Filipina, Australia, Perancis, Ghana, Nigeria dan Brazil. (sur)