"Posisi pesawat sudah diketemukan dan dalam kondisi hancur. Untuk identifikasi penumpang, kami menunggu data terbaru dari pihak keluarga yang akan diberangkatkan dari Jakarta," ujar Manager Security Trigana Air Alfred Purnomo di Kantor Trigana Air, Jakarta.
Maskapai Trigana Air rencananya akan memberangkatkan beberapa keluarga kru dan penumpang pesawat IL 257 mulai malam ini. Keluarga dari Co. Pilot Trigana IL 257 Epo Ariadin akan mulai diberangkatkan menuju Sentani oleh pihak maskapai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alfred memastikan bahwa Trigana Air akan menjalankan seluruh kewajibannya untuk keluarga korban musibah IL 257. Namun, sampai pencarian kembali dilakukan, Trigana Air tidak akan mengeluarkan statement apapun lagi kepada media.
Pesawat ATR 42 milik Trigana bernomor penerbangan IL 267 hilang saat terbang dari Sentani ke Oksibil. Pesawat terbang dari Sentani pukul 14.22 WIT dengan mengangkut 49 penumpang, dan seharusnya tiba pukul 15.04 WIT di Bandara Oksibil.
Pesawat tersebut diterbangkan oleh Captain Hasanudin dengan Co. Pilot Ariadin, dan dua orang pramugari yaitu Ika N dan Ditta A, serta seorang teknisi Mario.
Sementara, Trigana sendiri menyatakan dalam laman perusahaan mengoperasikan tujuh unit pesawat ATR 42-300. Pesawat tersebut mampu mengangkut beban maksimal 4.500 kilogram (kg), memiliki kemampuan terbang tanpa henti selama sembilan jam, dan mampu mendarat pada bandara dengan landasan pacu minimum 900 meter. (pit)