“Sistem pertahanan negara itu ada tiga lapis. Komponen utama TNI, kedua ialah komponen cadangan, ketiga komponen pendukung. Untuk kesiapan komponen cadangan dan pendukung, dibutuhkan upaya memberikan kesadaran bela negara kepada seluruh rakyat Indonesia,” kata Moeldoko usai menghadiri acara seminar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
Sepengetahuan Moeldoko, dalam rencana strategis komponen cadangan disebut tiap kabupaten nantinya memiliki satu batalion. “(Satu batalion) kurang lebih berisi 750-an orang. Tapi soal target terkait upaya peningkatan kesadaran bela negara, bisa berapa saja jumlahnya,” kata dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bela negara, kata Moeldoko, bukan soal memegang senjata, tapi soal rasa memiliki negara. “Ini soal jiwa. Bagaimana disiplin dan tanggung jawab diberikan kepada anak-anak sejak awal,” kata dia.
Serupa, Ryamuzard mengatakan bela negara tak melulu soal angkat senjata, tapi disesuaikan dengan kemampuan dan profesi masing-masing orang, sebab Indonesia pun menghadapi ancaman nirmiliter, misalnya kasus penyalahgunaan narkoba, bencana alam, dan penyebaran penyakit menular.