Komandan Pos TNI AL Tambelan, Letnan Satu Iskandar, mengatakan proses evakuasi kapal masih menunggu instruksi dari Komandan Pangkalan TNI AL Tarempa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang jelas kami sementara evakuasi dulu anak buah kapal, dan ini pertama kali yang kami tangani kapal asing," kata Iskandar.
Kondisi cuaca yang tidak menentu di sekitar lokasi dan akan tiba masa angin musim utara pada bulan November juga dikhawatirkan, sebelum gelombang ombak tinggi akan menyulitkan proses evakuasi kapal tersebut.
Di samping itu, proses pemeriksaan para anak buah kapal dan nakhoda juga dapat maksimal jika dilakukan di Pangkalan TNI AL di Tarempa, yang memiliki sumber daya yang cukup.
Komandan Patroli Keamanan Laut, Sersan Mayor Bosorudin, mengatakan para awak kapal menginginkan agar dapat dipulangkan ke negara asal, jika kapal tidak dapat diselamatkan.
"Mereka meminta dibantu untuk dipulangkan, nanti diproses setelah ada koordinasi dengan Kantor Imigrasi," ujar Bosorudin.
Hingga kini, motif kapal itu terdampar belum diketahui. Iskandar mengatakan kecil kemungkinan kapal China itu melakukan tindakan pencurian ikan (illegal fishing). Sebab, kapal tersebut hanya merupakan jenis penampung ikan.
"Misinya ke Indonesia ini kita belum tahu, sebab terkendala bahasa. Hanya kenapa mereka bisa melenceng jauh padahal tujuan ke perairan India," kata Iskandar.
Kapal berbendera China itu ditemukan di perairan Pulau Mundaga sekitar 12 Nautical Mile (NM) sebelah barat Pulau Tambelan, Kepulauan Riau, Sabtu (24/10). Kapal berkapasitas 250,48 gross ton (GT) itu, membawa enam orang kru kapal.
Keenamnya merupakan warga negara China. Dipimpin seorang nakhoda bernama Yang Hui dan, lima orang anak buah kapal (ABK) yaitu, Lim Hui (34), Lim Aui (39), Tan Ui (38), Tan Yong (32), dan Cok Keng Meng (35).
Diketahui, kapal mengalami kerusakan Global Positioning System (GPS) sekitar pukul 04.00 WIB, Sabtu (24/10). Kapal ditemukan atas laporan nelayan Tambelan kepada Pos TNI Angkatan Laut, yang ditindaklanjuti dengan peninjauan ke lokasi.
(ard)