"Pilot diamankan di Pangkalan Udara Tarakan, dan tetap diperlakukan dengan baik. Hari ini pemeriksaan masih dilanjutkan," kata Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) VI/Mulawarman, Kolonel Inf Andi Gunawan di Balikpapan, Kalimantan Timur, seperti dilansir dari Antara, Selasa (10/11).
Andi mengatakan, hingga kini pihak perusahaan penerbangan penyewaan Aircraft Guarantee yang memiliki pesawat itu, enggan memberikan konfirmasinya terkait izin rute penerbangan dari Filipina ke Singapura dengan menggunakan rute darurat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terkait status pilot sebagai anggota militer Amerika Serikat masih menunggu proses pemeriksaan security clearance yang ditangani Mabes TNI, dan hasilnya disampaikan ke Mabes TNI AU diteruskan kepada Pangkalan TNI AU Tarakan," kata Andi.
Selain itu, Andi mengatakan, proses izin exit permit juga masih diurus oleh Kedutaan Besar AS ke Kementerian Luar Negeri RI.
"Semalam pilot Murphy, setelah menjalani pemeriksaan BO Air Nav Bandara Juwata Tarakan sampai pukul 19.45 WITA dikawal oleh pihak provost TNI AU ke tempat istirahat sementara di mess TNI AU Tarakan dengan pengawasan ketat oleh TNI," ujar Andi.