"Di TKP ada baut, paku dan gotri. Dilihat dari kerusakan memang cukup parah," kata Anton saat konferensi pers di Mabes Polri, Kamis (14/1).
"Memang ada kesamaan tapi apapun juga bom ini adalah mematikan," kata Anton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun untuk jenisnya bagaimana lebih pasti, mungkin nanti, karena bukan kapasitas saya sebagai forensik," kata Anton.
Lihat juga:LIVE: Ledakan Guncang Thamrin Jakarta |
"Dua orang warga asing itu disandera dan dibawa ke tempat parkir, saat ledakan pertama terjadi," ujar Anton.
Lalu, kata Anton, setelah petugas mengepung, pelaku justru menembak membabi buta dan mengenai satu Warga Negara Asing.
"Pada kesempatan itu, pelakupun melempar dua bom lempar," kata Anton.
Akibat aksi teror tersebut, sebanyak 26 orang menjadi korban, dengan rincian di antaranya 5 orang polisi, 5 pelaku, 1 WNA, 6 warga sipil. Sementara tujuh di antaranya dilaporkan meninggal dunia. (utd)