Berdasarkan pantauan, mantan politiis Partai Demokrat itu tiba di Gedung KPK sekitar pukul 11.00 WIB tadi dengan mengenakan kemeja putih berlengan panjang. Nazaruddin terlihat memgangi perutnya saat hendak masuk ke dalam Gedung KPK.
Sebelum masuk, Nazaruddin sempat menyampaikan bahwa pemeriksaan dirinya terkait dengan dugaan adanya aliran dana dari perusahan miliknya dalam kasus tersebut, yaitu Permai Group.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan keterangan resmi KPK, untuk kasus dugaan korupsi alkes di Universitas Udayana, terdakwa kasus tindak pencuciann itu akan bersaksi bagi tersangka Direktur PT Mahkota Negara Marisi Matondang. Sementara dalam kasus dugaan korupsi alkes di Unair, ia akan diperiksa sebagai saksi bagi tersangka bekas Rektor Unair Fasichul Lisan.
Sementara untuk kasus di Unair, negara diduga mengalami kerugian sekitar Rp85 miliar dari total nilai proyek lebih dari Rp300 miliar rupiah. Fasichul selaku Rektor sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) didiuga telah menyalagunakan kewenangan yang menyebabkan kerugian negara. (pit)