Direktur Teknologi dan Industri Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigadir Jenderal Jan Pieter Ate mengatakan, kegiatan tersebut bukan hanya ajang promosi bagi produsen peralatan pertahanan. Melalui kegiatan itu, pemerintah ingin melepas ketergantungan pengadaan alutsista dari produsen asing.
"Kami berharap ketergantungan Indonesia pada teknologi dari luar negeri sedikit demi sedikit bisa ditanggulangi sehingga Indonesia dapat mencapai kemandirian," kata Jan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (26/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konten dari offset itu adalah alih teknologi," kata Jan.
Petugas mengoperasikan Eurofighter Typhoon Simulator pada Indo Defence Expo 2014 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, November 2014. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Indo Defence Expo & Forum pertama kali diadakan pada 2004. Tahun ini pameran mengusung tema Bolstering Defence Industri Coorperation: Achieving a Global Maritime Fulcrum and Secure World.
Peserta yang ikut dalam pameran ini sebanyak 844 perusahaan dari 45 negara. Jan berkata, 28 delegasi resmi dari negara sahabat dan menteri pertahanan dari Yunani, Ceko, Pakistan, Singapura, Timor Leste dan Filipina akan hadir pada pameran tersebut.
Perusahaan asing yang menjadi peserta pameran di antaranya Airbus, Brahmos Aerospace, Beretta Defence Technologies, Boeing Defence, Space & Security, China Aerospace, Daewoo Ship Building & Marinne Engineering, Lockheed Martin, Rheinmetall, Rosoboronexport, dan SAAB.
Beberapa produk yang akan dipamerkan adalah mobil unit Rehabmedik Keliling dari Kemhan, UAV Puna dan Sriti milik Kementerian Ristekdikti, helikopter Dauphin dan Personel Rescue Carrier milik Basarnas, serta kendaraan taktis Anoa dan Komodo dari PT Pindad.
Tank Indonesia Dipamerkan
Pada pameran kali ini, PT Pindad akan bekerja sama dengan PT Lundin Indistry Invest dan CMI (Cockerill Maintenance Ingenierie) dari Belgia akan meluncurkan Tank Boat.
Menurut Jan, tank buatan dalam negeri tersebut memiliki beberapa keunggulan, seperti memadukan kapabilitas darat yang dimiliki tank dan kemampuan manuver di perairan yang dimiliki kapal. Dia mengklaim teknologi ini yang pertama di dunia.
"Jadi dipadukan menjadi satu maneuverability yang kombatan," ujarnya.
Kendaraan tempur Tank AMX-13 di pabrik PT Pindad, Bandung, Jawa Barat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
"Untuk perairan pinggir pantai, bisa sembunyi di bawah pohon bakau dan sebagainya, menurut saya kenapa tidak didukung," ujar Jan.
Petugas mengoperasikan Eurofighter Typhoon Simulator pada Indo Defence Expo 2014 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, November 2014. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Kendaraan tempur Tank AMX-13 di pabrik PT Pindad, Bandung, Jawa Barat. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)