logo CNN Indonesia

Hakim Minta Sidang Ahok Selesai Sebelum Puasa

, CNN Indonesia
Hakim Minta Sidang Ahok Selesai Sebelum Puasa
Jakarta, CNN Indonesia -- Majelis Hakim persidangan kasus penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama meminta proses pemeriksaan saksi dalam perkara itu dapat selesai dalam waktu dua pekan ke depan.

Ketua Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto berkata, permintaan itu muncul karena ada batasan waktu persidangan yang telah diatur dalam Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA). Berdasarkan aturan, sidang sebuah perkara tidak boleh dilakukan lebih dari lima bulan.

Sidang perkara Ahok telah dimulai sejak pertengahan Desember 2016. Merujuk SEMA, peradilan kasus penodaan agama itu harus selesai pada pertengahan Mei mendatang.
"Sidang ini tidak boleh lebih dari lima bulan, kami sudah susun kalender. Sehingga sebelum puasa (akhir Mei), kami sudah putuskan perkara. Kami perhitungkan ada tuntutan, pembelaan, baru putusan," kata Dwiarso di arena sidang kasus penodaan agama, Auditorium Kementerian Pertanian, Selasa (21/3).

Kuasa hukum Ahok, I Wayan Sudarta, menyampaikan bahwa pihaknya masih ingin menghadirkan 15 saksi dalam persidangan. Jumlah tersebut diyakini tak bisa terwujud jika sidang pemeriksaan saksi hanya tersisa dua kali lagi.

Hakim Dwiarso mengusulkan sidang perkara digelar sebanyak dua kali tiap pekan jika kuasa hukum Ahok bersikeras menghadirkan 15 saksi.
"Kalau saudara minta empat kali sidang lagi (untuk pemeriksaan saksi) kami iyakan tapi seminggu dua kali kita maraton," tuturnya.

Tim kuasa hukum Ahok mengaku akan mempertimbangkan saran majelis hakim.

Hari ini adalah sidang ke-15 kasus penodaan agama. Sidang hari ini dimulai dengan pemeriksaan saksi ahli pertama, Rahayu Surtiati, selaku ahli Bahasa dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia.

Di luar gedung sidang, massa dari kubu pro Ahok dan anti Ahok menggelar aksi unjuk rasa. Sampai saat ini demo dari kedua pihak yang bertentangan itu berlangsung aman.

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video