Untuk menegaskan posisi media massa mengenai akurasi, keberimbangan, serta pemberitaan yang dapat dipertanggungjawabkan, sejumlah media digital membentuk Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI).
“AMSI concern terhadap konten yang akurat, tidak berniat buruk, serta sesuai dengan UU Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Media Siber,” ujar Maryadie, Steering Comittee Deklarasi AMSI dalam keterangan tertulis.
Lihat juga:10 Langkah Melawan Kejahatan Siber |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AMSI saat ini masih dalam bentuk Dewan Presidium yang diketuai oleh Pemimpin Redaksi merdeka.com Wenseslaus Manggut dengan 24 anggota yang merupakan pemimpin redaksi media online. Paling lambat tiga bulan usai deklarasi, Dewan Presidium bakal menggelar Musyawarah Nasional untuk membentuk pengurus, menyusun AD/ART, dan program kerja.
Lihat juga:Tirto Adhi Soerjo, Bapak Pers yang Dilupakan |
Sebelum deklarasi, akan diselenggarakan diskusi bertema “Profesionalisme Media Siber di Tengah Belantara Hoax”, dengan lima pemateri. Mereka adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo, Direktur Cyber Crime Bareskrim Polri Komisaris Besar Fadil Imran, Wensaslaus, dan Public Policy Lead Twitter Indonesia Agung Yudha.