Tak lama berselang, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey juga tiba di gedung KPK. Keduanya akan diperiksa sebagai saksi bagi tersangka Andi Agustinus.
"Kan saya pernah menjadi pimpinan Komisi II, jadi ya kasih penjelasan saja," ujar Ganjar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan, pekan ini KPK memang akan fokus memeriksa sejumlah saksi anggota DPR. Penyidik, kata Febri, akan mengklarifikasi dugaan penerimaan aliran dana yang mereka terima.
Febri tak dapat memastikan jumlah anggota DPR yang akan dipanggil sebagai saksi. Namun menurutnya tak menutup kemungkinan anggota DPR yang pernah diperiksa sebagai saksi seperti Setya Novanto akan dipanggil kembali untuk memberikan keterangan bagi Andi.
Dalam surat dakwaan, disebutkan bahwa Ganjar menerima aliran dana proyek e-KTP sebesar US$520 ribu. Namun saat bersaksi di persidangan, politikus PDI Perjuangan membantah tudingan tersebut.
Ganjar menegaskan dirinya tak pernah menerima uang sepeser pun terkait pengadaan proyek e-KTP. Ia justru mempertanyakan siapa pihak yang mengantarkan uang tersebut.
Olly juga membantah menerima uang terkait proyek e-KTP. Dalam surat dakwaan Olly disebut menerima uang US$1,2 juta. Ia juga mengaku tak kenal Andi yang disebut sebagai orang yang membagi-bagikan uang pada sejumlah anggota dewan.