"Pada saat teman-teman media mengambil gambar di depan mako brimob, anggota brimob meminta kita menjauh dari lokasi," kata Efrizal lewat sambungan telepon kepada CNNIndonesia TV, Rabu (9/5) dini hari WIB.
Lihat juga:Rusuh Mako Brimob, Penjagaan Diperketat |
Lebih lanjut, Efrizal mengabarkan sampai saat ini belum ada konfirmasi dari kepolisian terkait kerusuhan yang diduga terjadi di blok napi teroris dalam Rutan Mako Brimob sejak Selasa (8/5) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Betul ada insiden dan sekarang sedang ditangani oleh Brimob dan kepolisian setempat," ujar Karopenmas Polri Brigjen M. Iqbal saat dihubungi Selasa (8/5) malam.
Informasi kerusuhan di blok napi teroris dalam rutan itu pun dikonfirmasi koordinator Tim Pengacara Muslim (TPM) Achmad Michdan yang kerap mengawal proses hukum kasus terorisme. Dia mengaku mendapat informasi tersebut dari pihak yang berada di dalam rutan.
"Saya sudah dapat info itu, tapi mulai kejadiannya seperti apa saya belum tahu. Saya dapat info itu dari dalam [Rutan Mako Brimob]," kata Michdan kepada CNNIndonesia.com.
Michdan mengatakan telah mengutus perwakilan timnya untuk mencari informasi tentang kerusuhan tersebut.
"Saya memang perintah tim saya untuk cari info dari mereka yang ada di sana," katanya terkait kerusuhan di Mako Brimob tersebut. (kid)