"Semalam, saya, Danrem 072, tiga elemen yang akan melakukan aksi di Titik Nol Kilometer bersepakat, pada 1 Juni tidak ada aksi. Kami memastikan di Titik Nol Kilometer tidak ada aksi," kata Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiri, Kamis (31/5), dikutip dari Antara.
Aksi Bela Bangsa meminta peserta untuk menggunakan dress code baju Muslim berwarna putih atau kaos Ganti Presiden 2019. Mereka menggunakan tagar #AksiBelaBangsaCintaTanahAir, #SpiritBerjamaahGantiPresiden2019 dan #JagaPancasila.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua kelompok aksi tersebut, dinilai Dofiri memiliki basis massa yang banyak, sehingga berpotensi kerawanan.
Terkait alasan khusus pembatalan aksi di Titik Nol Kilometer, Dofiri mengatakan hal itu disebabkan adanya potensi kerawanan.
"Kita bisa bayangkan ada tiga elemen melakukan aksi dalam waktu bersamaan dan jumlah massa yang banyak. Oleh karena itu ada potensi kerawanan, kami bersepakat semua menahan diri dan tidak melakukan aksi di kawasan Titik Nol Kilometer," katanya. (arh)