Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Mahmuddin Tura mengatakan, investigasi gedung sekolah ini menjadi prioritas karena Kamis (9/8) siswa sudah mulai masuk sekolah pascagempa bumi.
"Hari ini, Selasa (7/8), tim yang beranggotan lima orang, sudah mulai turun melakukan investigasi sejumlah gedung sekolah. Harapannya, segera ada hasil agar kami bisa segera membuat rekomendasi layak atau tidak layak ke Dinas Pendidikan," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi tim kami akan bekerja sesuai dengan skala prioritas dari Dinas Pendidikan," katanya.
"Dengan demikian, siswa bisa nyaman belajar tanpa ada ancaman keselamatan mereka," katanya.
Lebih jauh Mahmuddin menyebutkan, selain membentuk tim investigasi gedung sekolah, PUPR Mataram juga membentuk tim investigasi gedung publik lainnya untuk menilai kelayakan gedung pascagempa bumi.
Tim yang dimaksudkan antara lain, tim investigasi gedung RSUD Mataram, Pendopo Wali Kota, Kantor Badan Keuangan Daerah dan Kantor BPK. Satu tim beranggotakan empat hingga lima orang dari berbagai unsur.
"Namun, yang saat ini mendesak adalah investigasi gedung sekolah," katanya lagi. (age)