Humas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi, mengatakan lonjakan arus balik telah terjadi kemarin, Sabtu (8/6) sebanyak 106.080 kendaraan.
Namun, jika dibandingkan dengan hari ini hingga jam 12.00 WIB, tercatat sebanyak 51.738 kendaraan telah melintasi jalur selatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Frekuensi warga yang menyeberang yang cukup tinggi, kemudian untuk yang dari arah Tasik hampir sama, ada pasar di Malangbong dan Limbangan," katanya.
"Setelah keluar dari Pos Polisi atau pun lingkar Nagreg, banyak tempat peristirahatan dan rumah makan. Banyak juga yang dikelola swasta yang masih buka sampai sekarang, dan sangat ramah untuk menampung para pemudik," kata Ruddy.
Ruddy mengatakan, peningkatan volume kendaraan pada H+3 atau hari ini sudah terasa sejak siang hari. Hal itu terlihat dari sejumlah rekayasa lalu lintas one way atau satu arah dari arah Garut maupun Tasikmalaya.
"Kepadatan di Kota Garut dan Tasikmalaya diprediksi akan berlanjut sampai sore dan malam nanti," katanya.
Berdasarkan pantauan melalui CCTV, sambung Ruddy, kepadatan arus kendaraan masih terjadi di sejumlah titik. Di antaranya Limbangan arah Tasikmalaya, Leles dan Kadungora.
"Masih ada kepadatan baik yang pulang dari Jawa Tengah melalui selatan. Untuk prioritas one way arah timur ke barat," ujar dia.
(hyg/age)