Hal itu diketahui dari unggahan akun Twitter Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Senin (10/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur dan tenggara," tulis PVMBG.
"Saat ini G. Agung berada pada Status Level III (Siaga)," ucap lembaga tersebut.
PVMBG pun merekomendasikan sejumlah hal. Pertama, masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki atau pengunjung atau wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian, dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya.
"Yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung," kata PVMBG.
"Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak," tuturnya.
Sebab, area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.
[Gambas:Video CNN] (arh)