Pantauan CNNIndonesia.com, Selasa (24/9) di depan gerbang DPR saat ini sudah kosong dari mahasiswa. Polisi terus memukul mahasiswa. Tiga baracudda disiagakan untuk mendesak mahasiswa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bentrok mahasiswa dengan aparat terjadi mulai sekitar pukul 16.20 WIB setelah mahasiswa peserta aksi berulang kali mencoba menerobos gerbang DPR/MPR sejak siang tadi.
Kericuhan pecah, setelah lima mahasiswa yang terpantau hendak menaiki gerbang DPR/MPR. Lontaran gas air mata dan tembakan meriam air itu pun dibalas mahasiswa dengan lemparan batu hingga botol. Massa sempat buyar saat gas air mata dan meriam air ditembakkan, namun mereka tetap bertahan di sekitar gedung DPR.
Sementara itu, beberapa wartawan yang semula berada di luar pagar kompleks parlemen pun diminta masuk ke balik gerbang.
Aksi mahasiswa dan elemen gabungan yang terjadi di depan gedung DPR itu di antaranya menuntut penolakan atas pengesahan sejumlah RUU kontroversial seperti RKUHP, RUU Pertanahan, RUU Ketenagakerjaan, revisi RUU KPK yang sudah disahkan jadi undang-undang, dan menuntut pengesahan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.
Tak hanya di Jakarta, aksi serupa juga terjadi di Bandung, Makassar, dan Semarang.
[Gambas:Video CNN] (pmg/kid)