"Kurang lebih lima ribu hingga sepuluh ribu orang akan menghadiri long march yang akan dimulai jam tujuh pagi tersebut," kata Dedy Ambon, aktivis bonek, ketika dihubungi CNN Indonesia pada Jumat (17/3).
"Dari semalam sudah berdatangan dari Jakarta, Bekasi, Batam, dan Kalimantan. Sementara malam ini dari Jember, Blitar, Kediri, dan daerah-daerah yang dekat dengan Surabaya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menolak Kongres Luar Biasa PSSI yang akan digelar untuk memilih ketua umum PSSI serta jajaran Komite Eksekutif tersebut, Dedy juga menyatakan bahwa tuntutan bonek adalah untuk mengembalikan klub kepada pemilik yang sebenarnya, yaitu 30 klub internal.
Dengan penolakan bonek serta tensi Surabaya yang memanas karena insiden penamparan dan penghentian secara paksa acara diskusi Persebaya di salah satu stasiun televisi lokal, kepolisian daerah Jawa Timur yakin Kongres akan berjalan lancar.
"Kami sudah siapkan dua SSK (Satuan Setingkat Kompi) Brimob, dua SSP (Satuan Setingkat Pleton) Brimob, dan sabhara (Satuan Samapta Bhayangkara," kata Kasubdit Penmas Polda Jatim AKBP Dwi Setyorini saat dihubungi CNN Indonesia via telepon. "Jumlah ini juga ditambah bantuan dari Polrestabes Surabay dan juga polisi lalu lintas."
"Kami yakin berjalan lancar. Doakan saja." (vws)